SELAMAT DATANG DI BLOG YONIF LINUD 432/WSJ ------------- SELAMAT DATANG DI BLOG YONIF LINUD 432/WSJ ------------- SELAMAT DATANG DI BLOG YONIF LINUD 432/WSJ
SEJARAH SINGKAT YONIF LINUD 432/WSJ KOSTRAD
Kostrad dilahirkan saat Indonesia sedang sibuk-sibuknya melakukan pembebasan Irian Barat (Papua) dari tangan Belanda. Kala itu, ia diberi nama Korps Tentara I/Tjadangan Umum Angkatan Darat (Korra I/Tjaduad), yang terdiri dari Divisi Infanteri Korra I/Tjaduad dan Brigade Infanteri 3/Para. Tujuan pembentukannya tidak lain sebagai pasukan tempur ’cadangan’ yang selalu siap jika diperlukan. Sebab, menurut perhitungan militer di masa itu dalam sebuah organisasi tempur diperlukan kesatuan-kesatuan tempur cadangan yang belum terikat dalam penugasan tempur tertentu. Berkaitan dengan itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat RI Jenderal TNI Abdul Haris Nasution tanggal 27 Desember 1960, kemudian menetapkan pembentukan Tjaduad dengan Surat Keputusan No 1067/12/1960, yang dilanjutkan dengan SK Men/Pangab tahun 1961 tadi. Sekitar dua tahun kemudian, tepatnya 15 Agustus 1963, Korra I/Tjaduad secara resmi dilebur menjadi Kostrad. Yakni berdasarkan Surat Keputusan Men/Pangab No KPTS 178/2/1963 yang dikeluarkan tanggal 19 Februari 1963. Di masa itu ditetapkan bahwa Markas Komando Kostrad adalah markas komando utama (kotama) pembinaan dan operasi. Tugas pokoknya adalah membina kesiapan operasi atas segenap jajaran komandonya, serta menyelenggarakan operasi pertahanan keamanan tingkat strategik sesuai dengan kebijakan Panglima ABRI. Setelah operasi pembebasan Irian Barat (Papua), pasukan Baret Hijau tersebut dapat dikatakan tak penah absen untuk operasi militer lainnya, seperti penumpasan G-30S/PKI, Trisula, Penumpasan Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) atau Pasukan Gerilya Rakyat Kalimantan Utara (Paraku), dan operasi Seroja di Timor Timur. Sedangkan untuk tingkat internasional, Kostrad terlibat dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di berbagai belahan dunia.

TERJUN TAKTIS , TERJUN PENYEGARAN DAN TERJUN BEBAS MILITER


Pada Tahun 2009 yang lalu, penyelenggaraan latihan terjun, dapat dilaksanakan secara ideal, ditinjau dari waktu pelaksanaannya, yakni terjun penyegaran (Jungar) dan Terjun taktis (Juntis) tidak secara bersamaan namun pada waktu yang berbeda dimana Jungar dilaksanakan pada akhir Semester I dan Juntis pada semester II.
Dan pada Tahun 2009 yang pula, menjadi lebih istimewa dengan dirangkaikannya kegiatan Juntis dan Jungar terjun bebas militer (TBM) dalam perayaan ulang tahun Brigif Linud 3 ke 22 yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2009, dengan Inspektur Upacara adalah Komandan Brigif Linud 3, Kolonel Inf Tatang Sulaiman.
Pelaksanaan Upacara perayaan Ulang tahun adalah di daerah penerjunan tepatnya di stop drop (panel tutup) yang juga menjadi titik pendaratan bagi Jungar TBM, sehingga kegiatan latihan tersebut juga menjadi demonstrasi kemampuan prajurit Lintas Udara. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Jam “P” Juntis Yonif Linud 432 sebanyak 420 peterjun dipimpin langsung oleh Komandan Yonif Linud 432 WASPADA SETIA JAYA, Letkol. Inf Jannie Siahaan, dilanjutkan dengan tahap perebutan sasaran dan pembentukkan pertahanan tumpuan udara, kemudian dilanjutkan dengan terjun bebas militer (TBM) dan upacara hari ulang tahun Brigif Linud 3. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana kontak dengan masyarakat, karena dapat ditonton bebas oleh masyarakat sekitar daerah penerjunan. Sehingga diharapkan hasil yang dapat diperoleh dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah tetap terpeliharanya kemampuan Prajurit Lintas Udara dan tetap terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

LATIHAN PUNCAK YONIF LINUD 432/WSJ KOSTRAD KARIANGO

pada T.A 2009 yang lalu, program latihan satuan Yonif Linud 432/WSJ padat dan hampir mencapai puncak, yakni dengan terlaksana latihan taktis tingkat Batalyon pada 21-23 Desember 2009 lalu.

Dengan berpedoman kepada program latihan standarisasi Batalyon Infanteri,dimulai dengan latihan perorangan sampai dengan latihan satuan tingkat Batalyon, Yonif Linud432/Waspada Setia Jaya senantiasa memelihara kemampuan dan profesionalitas keprajuritan.

Hal yang cukup mengembirakan pada T.A 2009 ini ialah Yonif Linud 432/WSJ dapat kembali melaksanakan Gladi Posko II setelah 14 Tahun yang lalu, terakhir kalinya dilaksanakan Gladi Posko II tersebut di satuan jajaran Brigif Linud 3/TBS. pada Tahun sebelum nya, tingkat latihan tertinggi adalah hanya sampai dengan Gladi Posko II yang melibatkan segenap unsur pelayanan, dalam hal ini seluruh personil Kompi Markas. Akhir T.A 2009 ditutup dengan dilaksanakan latihan taktis tingkat Batalyon yang di laksanakan sabagai tahap lanjutan dari kegiatan latihan sebelum nya yakni Gladi posko II dengan menggunakan medan yang sama yang di gunakan dalam Gladi Posko yakni daerah latihan monconglowe sampai dengan daerah Moncongritanga.



PROFIL SINGKAT YONIF LINUD 432/WSJ KOSTRAD KARIANGO


PROFIL SINGKAT YONIF LINUD 432/WSJ KOSTRAD
Pada tahun 1980 telah berdiri komplek militer di daerah kariango kabupaten maros,Sulsel. Sejak saat itu komplek tersebut menjadi kesatrian mako grup 3 kopassandha. Kemudian pada tangggal 6 maret 1985 di keluarkan pimpinan ABRI tentang penyederhanaan organisasi TNI AD sehingga detasmen tempur 33 sema dengan satuan yang lain di bawah BRIGADE INFANTERI LINTAS UDARA 3/TBS ,seperti yonif linud 431/SSP dan yonif linud 433/JS. Arti tulisan”WASPADA SETIA JAYA” antara lain WASPADA: memiliki kesiap siagaan yang tinggi agar tidak terdadak, penuh antisipasi ke depan, sehingga selalu siap melaksanakan tugas setiap saat dengan kesiapan jasmani dan rohani yang selalu prima serta keyakinan akan kemampuan dan kemahiran yang di miliki. SETIA :memiliki loyalitas yang tinggi baik ke atas,ke samping maupun ke bawah serta memiliki sikap mental dan jiwa yang menjunjung tinggi kebenaran dan kehormatan. JAYA: memiliki keharuman nama, penghargaan, penghormatan dan pengakuan dari keberhasilan dan kesuksesan setiap tugas yang di berikan kepadanya.
Yonif linud 432 dilengkapi unsur administrasi yang di organisir dalam struktur organisasi terdiri dari eselon pimpinan, eselon pembantu pimpinan,eselon pelayan dan eselon pelaksana agar mampu melaksanakan tugas pertempuran secara berdiri sendiri maupun sebagai bagian dari satu yang lebih besar.
Saat ini yonif linud 432 waspada setia jaya beroperasi di bawah pimpinan Letnan kolonel Infanteri Jannie Aldrin Siahaan dengan di bantu staf dan unsur Komandan bawahan melaksanakan pembinaan kekuatan personil berdasarkan TOP ROI-95 serta penggunaan kekuatan personil disusun secara efektif dan efesien untuk siap melaksanakan operasional kedaerah operasi, staf dan komandan kompi saat ini adalah sebagai berikut:
Pasi-1/lidik: Lettu Inf.A.A Gede Rama C.P
Pasi-2/ops: Lettu Inf.Faurizal Noerdin.
Pasi-3 pers:Lettu Inf.Ari Widyo.
Pasi-4/Log: Kapten Inf. R.H Manurung.
Kompi Markas: Kapten Inf Arifuddin S.Ag.
Kipan A: Kapten Inf Dani Kurnia.
Kipan B: Kapten Inf.Yudi Rombe.
Kipan C: Kapten Inf I.C.Tarigan.
Kompi Bantuan: Kapten Inf.I Djoko T.
Didalam keseharianya,yonif linud 432 selain membina personil dalam rangka kesiapan melaksanakan operasi tempur juga senantiasa melaksanakan pembinaan beladiri dan menyiapkan serta mengasah kemampuan personilnya dibidang olahraga,baik olahraga umum(oraum)maupun olahrahga Militer(oramil).Terdapat 9 beladiri diantaranya,Karate,Merpati putih,Judo,Setia hati,Taekwondo,Tinju,Kera sakti,Kung Fu Naga emas dan beladiri terbaru yaitu Yong Moodo.
RIWAYAT PENUGASAN.
a. Satuan tugas Halilintar Yonif Linud 432/WSJ di daerah Timor-Timur(Februari 1988 s.d Mei 1989).
b. Satuan tugas Kresna Yonif Linud 432/WSJ di daerah Timor-Timur(Februari 1989 s.d 1990).
c. Satuan tugas Yonif Linud 432/WSJ di daerah Timor-Timur(Desember 1991 s.d 1993).
d. Satuan tugas Yonif Linud 432/WSJ di daerah Irian jaya(Oktober 1995 s.d Desember 1996).
e. Satuan tugas Rajawali-IV Yonif Linud 432/WSJ di daerah timor-Timur(Agustus 1998 s.d 1999).
f. Satuan tugas pengamanan Jejak pendapat Yonif Linud 432/WSJ di daerah Timor-Timur (September 1999).
g. Satuan tugas pengamanan perbatasan NTT-TimorTimur Yonif Linud 432/wsj di daerah Atambua-NTT (Oktober 1999 s.d Juni 2000).
h. Satua tugas Koden Rajawali Yonif Linud 432/WSJ di daerah Aceh(April 2001 s.d April 2002).
i. Satuan tugas Kompi Rajawali Yonif Linud 432/WSJ di daerah Aceh (Mei 2001 s.d April 2002).
j. Satuan tugas Kompi Rajawali Yonif Linud 432/WSJ di daerah Aceh(April 2002 s.d April 2003).
k. Satuan tugas Koden dan Kompi Rajawali Yonif Linud 432/WSJ di daerah Aceh(Oktober 2002 s.d Januari 2004).
l. Satuan tugas pengamanan perbatasan PapuaYonif Linud 432/WSJ di daerah Papua(Irian Jaya) (September 2004 s.d Desember 2005).
m. Satuan tugas Kompi Mekanik KONGA XXIII-B/UNIFIL yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB di Lebanon(Nopember 2007 s.d Desember 2008).

PENIPU MENGAKU SEBAGAI PANGLIMA TNI

04 Mar 2009

PUSPEN TNI (4/3),- Sepandai-pandai penipu menjalankan aksinya, suatu ketika pasti ketahuan dan ketangkap untuk selanjutnya masuk bui. Itulah yang terjadi pada Arifudin bin Koharudin alias Arif beserta komplotannya yang selama ini mengadakan penipuan menggunakan sarana telepon.


Arif dan tujuh temannya berhasil diringkus Polri pada tanggal 17 Februari 2009 di markas mereka yang terletak di Perumahan Taman Cipulir, Ciledug, Tangerang. Unit II Ditreskrim Polda Metro Jaya dan Tim IT Mabes TNI bekerja sama dengan pihak Indosat dan Bank BCA, memerlukan waktu enam hari untuk dapat menangkap mereka.


Penangkapan komplotan ini berawal dari informasi yang disampaikan TNI kepada pihak Polri tanggal 12 Februari 2009 mengenai usaha penipuan yang terjadi sehari sebelumnya oleh dua orang yang mengaku sebagai ajudan Panglima TNI dan Panglima TNI. Dengan menggunakan ponsel nomor 081698xxxx, ajudan Panglima TNI gadungan menghubungi Kepala BKKBN dan mengatakan bahwa Panglima TNI ingin berbicara dengan Kepala BKKBN.


Kemudian Panglima TNI gadungan mengambil ponsel dan berbicara langsung dengan Kepala BKKBN untuk meminta uang sebesar Rp.150 juta. Uang tersebut diminta untuk ditransfer melalui rekening nomor 0948042960 atas nama Sriningsih di BCA Cabang Rawamangun. Untunglah Kepala BKKBN tidak percaya begitu saja dan tidak memenuhi permintaan penipu, tetapi mengkonfirmasi dahulu ke Mabes TNI.


Atas dasar konfirmasi inilah Polri melakukan penelusuran yang berujung pada penangkapan Arif cs. Konon, Polri juga menyita berbagai peralatan/barang yang digunakan untuk melakukan aksi penipuan, seperti mesin faksimili, komputer, kartu ATM, buku tabungan, buku petunjuk telepon dan dokumen-dokumen lain.


Ide mencatut nama Panglima TNI untuk memeras Kepala BKKBN ini kemungkinan besar terinspirasi dari kerja sama antara TNI dengan BKKBN tentang Revitalisasi Program Keluarga Berencana (KB) Nasional. Beberapa hari sebelum penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Panglima TNI dan Kepala BKKBN yang dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2009, kerja sama tersebut telah dilansir media cetak dan elektronik.


Pemberitaan pada umumnya menyangkut kesiapan institusi TNI membantu BKKBN dalam rangka menggiatkan dan menyukseskan Revitalisasi Program KB Nasional. Ikatan dan kerja sama kemitraan ini tentu bisa diterjemahkan akan adanya ketergantungan BKKBN pada TNI yang akhirnya dimanfaatkan Arif cs sebagai peluang untuk berusaha memeras Kepala BKKBN.


Bila asumsi ini benar, maka setiap orang atau institusi yang memiliki ikatan kemitraan dengan orang atau institusi lain, perlu waspada agar tidak dijadikan sasaran penipuan oleh komplotan atau penipu lain yang banyak bergentayangan saat ini. Pengalaman Kepala BKKBN yang hendak diperas ”Panglima TNI Gadungan”, hendaknya tidak terulang lagi di negeri tercinta ini.

BERITA DUKA : KOLONEL INF SENO PURBO BINTORO MENINGGAL DUNIA





Oleh : Genaria Pandjaitan

05-Feb-2009, 14:34:18WIB

Telah meninggal dunia Kolonel Infanteri Seno Purbo Bintoro (49 Tahun) pada tanggal 3 Februari 2009 jam 13.00, di Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta karena sakit, dan selanjutnya jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan BB No 21 Rt 10 Rw 01 Kelurahan Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, dimakamkan pada tanggal 4 Februari 2009 bertempat di Taman Bahagia Pondok Aren Tanggerang.

Kepala Staf Kodam Jaya/Jayakarta Brigadir Jenderal TNI Moeldoko bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara militer pemberangkatan jenazah Almarhum Kolonel Inf Seno Purbo Bintoro dari rumah duka di Jln. BB No 21 Kelurahan Menteng Dalam Tebet Jakarta Selatan, menuju tempat pemakaman di Tanggerang dan sebagai Komandan Upacara Danyon Arhanudse-10 Letkol Arh Herry Purwanto. Adapun Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara militer pemakaman jenazah Almarhum Kolonel Inf Seno Purbo Bintoro, bertempat di Taman Bahagia Pondok Aren Tanggerang dan sebagai Komandan Upacara Danyonkav-9 Letkol Kav Supriyatna.

Almarhum Kolonel Inf Seno Purbo Bintoro yang lahir pada tanggal 5 Nopember 1960 di Jakarta, meninggal dunia hari Selasa tanggal 3 Februari 2009 jam 13.00 setelah masuk perawatan di Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta, dengan meninggalkan seorang istri bernama Desi Lina P dan 3 (tiga) orang anak.

Almarhum Kolonel Inf Seno Purbo Bintoro merupakan lulusan Akademi Militer angkatan 1984. Pengalaman berdinas selama hidupnya adalah, pertama bertugas selepas pendidikan Akabri tahun 1984 sampai dengan 1993 bertugas di Batalyon Infanteri 112, pada tahun 1993 sampai dengan 1995 bertugas di Kodim 0101/AB, pada tahun 1995 bertugas di Staf Intelijen Divisi Infanteri-1/Kostrad. Pada tahun 1996 sampai 1999 bertugas di Badan Intelijen ABRI. Pada tahun 1999 sampai 2000 bertugas menjadi Dandenintel Kodam XVII/Trikora, pada tahun 2001 sampai 2002 menjabat Komandan Kodim 1701/JPR, pada tahun 2003 menjadi Kepala Staf Korem 172/PWY. Pada tahun 2004 menjabat sebagai Pejabat Sementara Kasubdis Dokumentasi Dispenad dan 2 bulan kemudian menjadi Kasubdis Dokumentasi Dispenad sampai tahun 2004 dan pada tahun 2006 menjabat sebagai Kasubdis Penerangan Umum Dispenad. Pada tahun 2007 menjabat sebagai Assisten Intelijen Kodam Jaya, pada tahun 2008 menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Itelijen Angkatan Darat dan terakhir pada tahun 2008 bertugas sebagai Staf Ahli Pangdam Jaya Bidang Ilpengtek dan Lingkungan Hidup.

Almarhum selama hidupnya telah melaksanakan pendidikan umum dan militer, untuk pendidikan umum Sekolah Dasar Negeri tahun 1972, Sekolah Menengah Pertama Negeri tahun 1975 dan Sekolah Menengah Atas tahun 1980. Sedangkan pendidikan militer yang pernah ditempuh yaitu Akabri tahun 1984, Susarcabif tahun 1984, tahun 1985 mengikuti pendidikan dasar Para, Kursus Lanjutan Perwira I tahun 1990, pada tahun 1995 mengikuti kursus Perwira Intelijen, tahun 1995 Kursus Lanjutan Perwira, tahun 1997 kursus PBU Athan, tahun 1999 mengikuti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat dan pada tahun 2006 mengikuti Susopsgab TNI.

Tugas-tugas operasi yang telah dilaksanakan adalah pada tahun 1984 sampai 1988 tugas operasi di Aceh, pada tahun 1987 sampai 1989 melaksanakan tugas operasi di Timor Timur, pada tahun 1990 sampai 1993 melaksanakan tugas operasi di Aceh dan pada tahun 1996 sampai 2003 melaksanakan tugas operasi di Irian Jaya/Papua.

Tanda jasa yang telah dimiliki oleh Almarhum Kolonel Infanteri Seno Purbo Bintoro adalah Setya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Setya Lencana Kesetiaan XVI tahun, Setya Lencana Kesetiaan XXIV tahun, Setya Lencana Seroja, Setya Lencana GOM VII/Aceh dan Setya Lencana GOM IX/Raksaka Dharma. (Pendam Jaya/Dispenad)

PEMBERIAN TALI ASIH KEPADA ANAK YATIM PIATU, ANAK CACAT OLEH IBU WAKASAD


PEMBERIAN TALI ASIH KEPADA ANAK YATIM PIATU, ANAK CACAT OLEH IBU WAKASAD
Oleh : Gara Hendrik

22-Jan-2009, 14:24:47WIB

Ibu Wakasad Ny. Ati Suryo Prabowo beserta para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana memberikan Tali Asih kepada anak yatim piatu, anak cacat, Warakawuri, guru, honor PNS dan Perip Bertempat di gedung Sudirman Makodam II/Swj, (Kamis, 22/1).

Ibu Wakasad Ny. Ati Suryo Prabowo pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Diana Agustadi S.P. mengatakan, kegiatan sosial seperti ini, hendaknya tidak dijadikan sebagai acara seremonial untuk mendapatkan pujian semata tetapi lebih dari itu sebagai upaya dan langkah positif organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dalam mewujudkan sumbangsih nyata dan peran aktifnya, guna mendukung tugas-tugas Angkatan Darat khususnya dalam membantu kesulitan yang dialami anggota Keluarga Besar TNI dan masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-63 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2009, berbagai kegiatan sosial telah diselenggarakan oleh organisasi Persit termasuk yang dilakukan pada hari ini dan juga nanti di beberapa daerah lainnya, kegitan tersebut antara lain pengobatan massal, anjangsana ke panti asuhan, peninjauan ka sekolahan, serta peresmian poliklinik bersalin di wilayah Persit kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah IX Udayana, tambahnya.

Demikian juga kegiatan yang dilaksanakan di daerah ini merupakan salah satu wujud kepedulian sosial warga Persit Kartika Chandra Kirana terhadap Keluarga Besar TNI dan masyarakat di sekitarnya yang bertujuan unuk mempererat tali silahturahmi, memperkokoh rasa kebersamaan, persudaraan, persahabatan dan kekeluargaan, sehingga tercipta solidaritas sesama dan kesetiakawanan sosial yang kuat, lanjutnya.

Sebelum acara pemberian tali asih tersebut Ibu Wakasad Ny. Ati Suryo Prabowo berkesempatan untuk mendonorkan darahnya kepada PMI serta mengnjungi pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit Dr. A. K. Gani Palembang.

Hadir pada acara tersebut antara lain, Pangdam II/Swj, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj, Pengurus Persit Kartka Chandra Kirana PD II/Swj. (Pendam 2/Dispenad)

68 ANAK PRA SEKOLAH HIGH/SCOPE INDONESIA KUNJUNGI KRI TANJUNG KAMBANI-971

Sejumlah 68 anak pra sekolah usia 3 sampai 5 tahun dari High/Scope Indonesia untuk pertama kalinya mengunjungi KRI Tanjung Kamban-971 di dermaga Kolinlamil, Tanjung priok, Jakarta, Jumat (19/12).
Menurut pimpinan sekolah Hgh/Scope Indonesia Ibu Ratna, program kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan bekal pengalaman dan untuk menumbuhkan cinta kebaharian sejak dini. Oleh karena itu jelasnya sekolah yang mendidik anak pra sekolah mulai usia 1,5 tahun sampai dengan 5 tahun ini, mengadakan kunjungan ke kapal perang TNI AL dalam rangka melihat dari dekat dan mengenal kapal perang TNI AL. Hal ini untuk memperkenalkan lingkungan baru bagi anak-anak dan memberikan pengalaman naik kapal perang yang bagi-anak-anak pra sekolah ini merupakan hal yang baru dan untuk pertama kalinya. Hal ini tentunya merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak berada di kapal perang TNI AL.
Kegembiraan anak-anak usia pra sekolah tersebut terlihat mulai dari antrian pada saat menaiki tangga KRI Tanjung Kambani-971, nampak jelas semangat dan rasa antusias yang diselingi dengan percakapan–percakapan antara guru dengan anak-anak pra usia sekolah dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa inggris.
Pada saat kunjungan tersebut , acara dimulai dengan penyampaian secara umum gambaran KRI Tanjung Kambani-971 oleh Komandan KRI yang diwakili Kepala Departemen Operasi (Kadepops) Kapten Laut (P) Hari didampingi para perwira lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak didampingi dengan guru dan beberapa orang tuanya dipandu oleh para perwira dan anggota KRI, diberikan kesempatan untuk melihat anjungan kapal perang dan persenjataan yang dimiliki. Hal ini merupakan nuansa baru bagi anak-anak dan selain itu anak-anak diberikan kesempatan untuk naik di geladak senjata. Dan yang lebih membanggakan bahwa dalam kunjungan tersebut anak-anak dan guru pembinanya menggunakan bahasa inggris.
Selama berada di kapal perang, beberapa anak-anak diberikan kesempatan dan mencoba membidik dan naik di geladak senjata Kaliber 12,7 mm. anak-anak usia pra sekolah yang mengunakan seragam biru-biru tersebut dengan sabar di bawah terik matahari mencoba naik di geladak senjata. Kunjungan selama kurang lebih 4 jam di atas KRI Tanjung Kambani-971, anak-anak dengan didampingi para orang tuanya diberikan pengalaman penyampaiaan dan praktek pengiriman berita menggunakan berita simapore, demikian pula saat berada di anjungan, anak-anak diberikan penjelasan tentang bagaimana mengemudi kapal dan menegoperasikan peralatan lainya.
Kegiatan kunjungan ke kapal perang TNI AL seperti ini, diharapkan ke depan dapat memberikan bekal dan pengalaman pembelajaran di luar aktivitas sekolah dan dapat memberikan bekal yang sangat berharga bagi anak-anak usia sekolah. (Dispen Kolinlamil)

posted @ Tuesday, December 23, 2008 9:07 AM by dispenal

PANGDAM I/BB IRUP PADA PERINGATAN HARI JADI INFANTERI TAHUN 2008

PANGDAM I/BB IRUP PADA PERINGATAN HARI JADI INFANTERI TAHUN 2008
Oleh : Muhajir Dispenad

20-Dec-2008, 18:54:26WIB

Prajurit Infanteri dituntut menjadi prajurit profesional yang mahir bergerak, mahir menggunakan alat tempur serta mampu melaksanakan tugas secara efisien dan efektif karena prajurit TNI bukanlah prajurit sewaan, bukan prajurit yang menjual tenaga karena hendak mendapatkan sesuap nasi dan bukan pula prajurit yang mudah dibelokkan haluannya karena tipu dan nafsu kebendaan tetapi prajurit TNI adalah dia yang masuk ke dalam tentara karena keinsyafan jiwa atas panggilan dengan setia membhaktikan jiwa dan raganya untuk Bangsa dan Negara Republik Indonesia, demikian dikatakan Danpussenif Mayor Jenderal TNI Drs. Nartono, S.H. dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin Jumat (19/12) pada upacara peringatan Hari Infanteri di lapangan Mako Rindam I/BB Pematang Siantar.

Lebih lanjut dikatakan Danpussenif, bahwa peringatan Hari Jadi Infanteri bertujuan untuk menyegarkan kembali tekad dan semangat juang setiap prajurit dalam mengawal dan menjamin keselamatan Bangsa dan Negara Republik Indonesia dari ancaman bersenjata yang datang dari luar maupun dalam negeri oleh sebab itu prajurit Infanteri harus selalu berlatih menggunakan alutsista militer AD, berlatih manuver taktik dan tehnik serta menjaga kesegaran jasmani dan rohani juga belajar ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibutuhkan TNI Angkatan Darat. Dalam pengabdian Korps Infanteri terhadap bangsa dan negara sudah banyak menyumbang dharma bhaktinya dalam berbagai tugas baik dalam negeri maupun luar negeri dan semuannya itu tidak terlepas dari pengorbanan sesepuh dan para pendahulu dan sudah sepantasnya pada kesempatan yang berbahagia ini kita ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi serta tulus kepada para sesepuh dan pendahulu Korps Infanteri.

Di tengah acara peringatan Hari Jadi Infanteri pasukan tradisional membawa buah kelapa, selanjunya Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin membelah kelapa tersebut dan meminum airnya sebagai tanda pulihnya kembali segenab tenaga, jiwa raga, untuk maju menyerang, menyerbu, menerjang musuh yang dihadapi disetiap medan juang. Dari rangkaian kegiatan peleton beranting Hari Jadi Infanteri tanpil sebagai juara satu Yonif 125/Simbisa, juara dua Yonif 100/Raider dan juara tiga Yonif 122/TS masing-masing mendapat piala dari Pangdam I/BB.

Selanjutnya Pangdam I/BB menjelaskan bahwa telah diserahkan secara sukarela satu pucuk senjata api pistol kaliber 9 mm (Pindad) oleh Sdri. Kusumawati 35 tahun isteri dari Alm Kopda Kasianto kepada Dantim Intel Korem 022/PT, Rabu (17/12) pukul 11.00 WIB, senjata api jenis Mauser no. 14422 dari Sdra. Irwansyah anak Alm. Mayor Cin Usmanisah, Senin (15/12) pukul 11.30 WIB kepada Dandim 0208/AS dan senjata jenis Mauser no. 11341 dari Sdra. Nirawan Aris anak dari Alm Letkol Cin Muhamad Lian, Rabu (17/12) pukul 09.00 WIB kepada Dandim 0208/AS.

Diakhir amanat Danpussenif yang dibacakan oleh Pangdam I/BB mengingatkan bahwa prajurit Infanteri adalah ujung tombak dalam pertempuran jarak dekat dengan resiko yang sangat tinggi oleh karena itu harus senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta belajar dan berlatih olah yudha agar selalu memiliki kesegaran jasmani dan rohani serta terampil dalam melaksanakan setiap tugas, juga selalu siap membantu, mengayomi dan melindungi rakyat sehingga terwujud rasa solidaritas persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI.

Pangdam I/BB juga menambahkan, bagi segenap prajurit jajaran Kodam I/BB baik secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam kegiatan illegal logging, narkoba dan perkelahian yang dilakukan oleh prajurit terhadap masyarakat, Polri atau sesama TNI akan diambil tindakan tegas. Selanjutnya Pangdam I/BB juga menyampaikan bahwa dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru Kodam I/BB akan mendukung sepenuhnya tugas-tugas pengamanan untuk mendukung tugas pokok Polri dalam mengamankan dan mensukseskan umat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

Turut hadir dalam acara tersebut Kasdam I/BB dan seluruh Perwira jajaran Garnisun Kota Medan, Perwira Korem 022/PT, Perwira Korem 023/KS, Danrindam I/BB beserta Perwira jajarannya, Persit KCK Rindam I/BB, Polri wilayah Pematang Siantar, Muspida, Tokoh Agama, Pramuka, OKP serta undangan lainnya. (Pendam I/Dispenad)

satgas konga XXIII B unifil pulkam


Satgas konga XXIII B unifil pulkam

BAYRUT:KAMIS,201108 satuan tugas kontingen garuda XXIIIB unifil,atau yg lebih sering di sebut satgas konga XXIII B unifil.

Satgs konga XXIII unifil gel pemulangan ke dua tiba di bandara bayrut atau yg lebih sering di sebut dengan nama bandara rafik hariri pukul 21.15 malam waktu lebanon

Wajah para anggota personil satgas yg akan kembali ke tanah air tercinta sangat berseri-seri,di karnakan setelah sekian lama mereka bertugas di lebanon selatan yg tergabung dalam united nations interim force in lebanon atau yg lebing sering di sebut dengan nama UNIFIL di bawah naungan PBB.

Mereka tidak dapat menyembunyikan rasa ke gembiraan mereka,di karnakan dalam kurun waktu satu tahun lama nya mereka jauh dari orang-orang yg di cintai,orang tua, keluarga istri serta anak tercinta mereka

Sebelum menaiki pesawat yg akan membawa mereka kembali ke indonesia,terlebih dahulu di adakan pengecekan dan penimbangan barang-barang bawaan mereka yg di batasi oleh movcon unifil seberat 90 kg untuk masing-masing personil satgas yg kembali ke indonesia,setelah di adakan penimbangan dan pengecekan barang-barang oleh movcon,mereka pun menunggu kedatangan pesawat yg akan membawa mereka kembali ke indonesia di ruangan tunggu bandara rafik hariri bayrut.

Pada pukul 22.05 pesawat yg mereka tunggu akhir nya mendarat di bandara rafik hariri bayrut dengan membawa personil garuda XXIII C gel dua pemberangkatan dari indonesia yg akan menggantikan satgas garuda XXIII B yg telah bertugas selama 12 bulan di lebanon selatan.

Dan pada pukul 01.55 pagi mereka pun naik ke pesawat malaysia air lane yg akan membawa mereka kembali ke tanah air tercinta.

Hanya satu yg terbersit dalam pikiran mereka adalah kembali ke satuan asal mereka dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga yg mereka sayangi dan rindukan selama setahun bertugas di luar negri.

DANSATGAS KONGA XXIII-B SEMATKAN MEDALI PBB KEPADA TENTARA PORTUGAL


Sebagai satu-satunya Kontingen PBB yang bertugas di Lebanon dengan masa penugasan selama 1 tahun, Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B telah mendapatkan pengakuan dari seluruh kontingen negara lain karena keberhasilan dan kesuksesan yang dicapainya. Salah satu bentuk pengakuan itu terbukti sewaktu upacara penganugerahan Medali PBB untuk Tentara Portugal dimana Dansatgas Letkol Inf A.M Putranto, S.Sos mendapat kehormatan dari Komandan Kontingen Portugal untuk menyematkan medali tersebut kepada para Perwira Portugal yang bertugas di Mabes UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Peristiwa yang membanggakan ini terjadi pada saat Kontingen Portugal menyelenggarakan Upacara dalam rangka penganugerahan Medali PBB kepada anggotanya di Lapangan Upacara Base Camp Kontingen Portugal UN Posn 2-31 di Al Bayyadah, Senin (17/11). Dalam upacara itu, setelah dilakukan penyematan medali oleh Force Commander/FC (Panglima) UNIFIL, Deputy Force Commander/DFC, Chief of Staff/COS dan Commander/CO Sector West, secara tak terduga Dansatgas Konga XXIII-B Letkol Inf A.M Putranto, S.Sos didaulat dan diberi kehormatan oleh Komandan Kontingen Portugal Letkol Jorge Caetano untuk menyematkan medali tersebut kepada para Perwira Portugal dengan disaksikan oleh seluruh tamu undangan, baik dari jajaran militer maupun sipil UNIFIL, serta dari pejabat daerah baik Militer, Polisi maupun Sipil.

Seusai acara penyematan medali, Komandan Kontingen Portugal menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Dansatgas atas kesediaannya untuk menyematkan medali kepada perwiranya serta mengutarakan harapannya agar di masa mendatang hubungan baik yang telah dijalin selama ini dapat tetap dipelihara dan ditingkatkan termasuk oleh Satgas penggantinya.

Kontingen Garuda XXIII-B yang tergabung dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon Selatan telah menjalin hubungan baik dengan kontingen negara-negara lain, baik yang berada di Sektor Barat maupun Timur, temasuk kontingen yang berada langsung dibawah komando Force Commander seperti QRF (Quick Reaction Force) Prancis, Kontingen Portugal sendiri yang bertugas sebagai Engineering Unit (Kontruksi) serta kontingen lainnya seperti Tanzania, Polandia, dan lain-lain. Buah dari hubungan baik ini dapat dilihat dan dibuktikan dalam setiap kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan kontingen lain, dimana Pasukan Garuda XXIII-B selalu mendapatkan respon positif sehingga memudahkan dalam pelaksanaan dan pencapaian tugas pokok maupun tugas tambahan selama berada di Lebanon Selatan. (Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B/UNIFIL, Kapten Chb Sandy Maulana Prakasa, S.Ikom/Dispenad)

Mengenal Link Situs Tentara Negara Lain

Dephan www.dephan.go.id
Mabes AD www.tniad.mil.id
Mabes AL www.tnial.mil.id
Mabes AU www.tni-au.mil.id
Mabes POLRI www.polri.go.id
Dephan Negara Lain
Inggris www.mod.uk
Malaysia mod.gov.my
Singapore ww.mindef.gov.sg
Angkatan Bersenjata Negara Lain
India www.bharatrakshak.com/IAF
www.bharat-rakshak.com/LANDFORCES
Amerika Serikat (USA) www.army.mil
Australia www.army.gov.au
www.defence.gov.au/RAAF
www.navy.gov.au
Singapore www.mindef.gov.sg/rsaf
www.mindef.gov.sg/army
www.mindef.gov.sg/navy
Thailand www.rtaf.mi.th
www.rta.mi.th
www.navy.mi.th
Korea www.army.go.kr
www.airforce.go.kr
www.navy.or.kr
Philippine www.paf.mil.ph
www.army.mil.ph
www.navy.mil.ph
Lain-lain
LIN (Lembaga Informasi Nasional) www.lin.go.id

Tabloid Patriot

www.tni.mil.id/patriot

Info Aceh

www.koops-tni-nad.mil.id/

TNI MENGAMANKAN MABES UNIFIL DI LEBANON

PUSPEN TNI – Secara resmi tugas pengamanan Naqoura Extension yang merupakan bagian dari perluasan fasilitas di lingkungan Markas Besar UNIFIL di Lebanon akan dilakukan oleh Indonesian Force Protection Company yang merupakan bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVI-A dibawah pimpinan Kolonel Mar F. Saut Tambatua.


Saat ini pengamanan Naqoura Extension masih dilaksanakan oleh Italian Battalion yang berada di bawah Sector West. Untuk mendukung kesiapan pelaksanaan tugas tersebut akan direlokasikan 7 unit kendaraan tempur (Ranpur) VAB yang saat ini berada di Batalyon Mekanis Konga XXIII-B.


Untuk pengenalan tugas-tugas yang nantinya akan dilaksanakan, pada hari Rabu (12/11), satu Tim dari Indonesian Force Protection Company mulai melaksanakan latihan pengamanan gerbang utama (POLOG Gate) bersama Italian Force Protection Company.

Tentara Kodam Berangkat ke Lebanon

KODAM JAYA - Sebanyak 81 prajurit Kodam Jaya siap berangkat ke Lebanon yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) XXIII-C/UNIFIL. Ke-81 prajurit Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL tersebut, Rabu (12/11) siang dilepas oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro, SIP, MM di Lapangan Upacara Makodam Jaya, Jakarta. Upacara dihadiri para pejabat Kodam Jaya, di Jakarta.


Kita patut berbangga bahwa untuk kesekian kalinya prajurit-prajurit Kodam Jaya terpilih untuk dilibatkan dalam penugasan internasional yang kali ini tergabung dalam Satgas Konga XXIII-C/UNIFIL. Pada penugasan kali ini kita memberangkatkan 81 anggota yang terdiri dari 68 anggota Yonkav-7/Sersus, dua anggota Yonkav 9/BU, lima anggota Kesdam Jaya, dan dua anggota Paldam Jaya, kata Pangdam Jaya. Untuk itu pada kesempatan ini, atas nama Komando dan seluruh warga Kodam Jaya/Jayakarta, saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang terpilih dalam Satgas Yon Mekanis dari Kodam Jaya. Tugas yang kalian terima merupakan kebanggaan dan sekaligus kehormatan yang harus dapat kalian emban dengan baik dan dilakukan dengan penuh kesadaran yang tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi Bangsa dan Negara, kata Perwira Tinggi yang tahun 1989 juga pernah bertugas di Irak Utara.


Bagi seorang prajurit, kata Panglima keberhasilan melaksanakan tugas operasi merupakan kebanggaan yang tiada tara karena mereka dapat mengabdikan diri sebagai wujud sumbangsihnya kepada Bangsa dan Negara. Tugas yang kalian emban merupakan bentuk implementasi yang diamanatkan oleh negara kita sebagai bagian komunitas internasional yang tergabung dalam anggota PBB. Resolusi PBB 1701 dideklarasikan menyusul terjadinya pertempuran antara Israel melawan Hizbullah sepanjang bulan Juli-Agustus 2006. Itulah alasan yang mengantarkan kalian bergabung masuk pasukan PBB di bawah bendera UNIFIL. Kalian dituntut untuk dapat mewujudkan iklim yang damai di tengah pertempuran yang telah berkecamuk, katanya. Di hadapan para prajurit Baret Biru Indobatt itu, Pangdam Jaya memberikan pengalaman saat bertugas sebagai pengamat militer di bawah bendera PBB.

Musibah Asrama Kostrad

JAKARTA, Dalam waktu yang hampir bersamaan terjadi kebakaran di dua titik sekitar Jakarta. Kebakaran masing-masing melanda sejumlah rumah penduduk di Kompleks Kostrad Petukangan, Jakarta Selatan dan ruko di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kebakaran di Kompleks Kostrad, Petukangan, Jakarta Selatan melanda tiga rumah di RT02 RW 06 masing-masing nomor 10, 11, dan 12. Api dilaporkan mulai menjalar sekitar pukul 20.30 WIB. Namun, sekitar 30-40 menit kemudian api berhasil dipadamkan berkat kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dari suku dinas Jakarta Selatan dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian material. Dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek atau konsleting di salah satu rumah. Sementara itu, sekitar pukul 21.00 WIB api juga menjilat ruko ruko yang berada dekat jembatan layang Sawah Besar, Jakarta Pusat. Menurut informasi dari Mahful, petugas Dinas Kebakaran Jakarta Pusat, sebanyak 22 mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi kebakaran. Samapi berita ini diturunkan belum ada kabar apakah api sudah berhasil dipadamkan atau belum.

PERAN TNI AD

Peran TNI AD adalah bagian dari TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan di darat yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara, yaitu sebagai :

a. Penangkal terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.

b. Penindak terhadap setiap bentuk ancaman sebagaimana dimaksud pada Pasal 12 Subpasal a di atas.

c. Pemulih terhadap kondisi keamanan negara di darat yang terganggu akibat kekacauan keamanan

AKU BANGGA MENJADI PRAJURIT

Oleh Prada Rusjuanto, Anggota Yonif Linud 432/WSJ

Didalam menghadapi setiap tantangan tugas mendatang yang banyak mengandung dimensi kompleks dan tidak ringan, Angkatan Darat tidak akan terlepas dari pedoman nilai-niali luhur yang menjadikan sikap para prajuritnya tetap tidak berubah sebagai prajurit rakyat, prajurit pejuang, prajurit nasional dan prajurit profesional.


TNI Angkatan Darat senantiasa melakukan antisipasi dan responsi yang tepat terhadap kemungkinan perubahan yang dapat menimbulkan kejutan-kejutan yang akan menggoncang sendi-sendi kehidupan nasional, terlebih yang dapat membahayakan keselamatan bangsa dan negara. Untuk itu, jati diri prajurit harus senantiasa dijaga dan dipertahankan. Setiap prajurit dituntut mampu membekali dirinya dalam menghadapi masa depan yang akan tumbuh dinamis dan kompleks. Jati diri ini harus menjadi landasan moral dan etika dalam sikap dan perilaku keprajuritan maupun kemasyarakatan. Oleh karena itu, perlu adanya aktualisasi jati diri prajurit dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu wujudnya adalah dengan mengetahui, mengerti dan memahami akan jati dirinya sebagai seorang prajurit.


Aku bangga sebagai seorang prajurit karena aku berasal dari rakyat, menjadi prajurit adalah panggilan jiwaku, menjaga NKRI adalah tugas pokokku, alat pertahanan negara adalah sebutanku, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit pedomanku, Delapan Wajib TNI perilakuku dan jati diri TNI wujudku.


Anggota TNI berasal dari rakyat, artinya awal kelahiran prajurit TNI berasal dari rakyat maka sebagai konsekuensinya prajurit perlu memahami dan peduli dengan isi hati rakyat (mengemban penderitan rakyat) dengan misi mencintai dan dicintai. Salah satu yang menjadi parameter pengakuan rakyat terhadap prajurit yaitu TNI lahir dari rakyat dan berjuang secara suka rela untuk rakyat. "Apa yang terbaik bagi rakyat, itulah yang terbaik bagi TNI”.


Menjadi prajurit panggilan jiwaku, setiap panggilan mengandung perutusan dan penugasan. Adalah merupakan suatu kebanggaan bagi seseorang yang mendapat panggilan jiwa menjadi seorang prajurit. Seorang prajurit pada hakekatnya dipanggil, dipilih dan ditentukan oleh Tuhan untuk melaksanakan tugas, yaitu menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara serta keselamatan bangsa.

Mengingat kebanggaan menjadi prajurit sebagai panggilan jiwa maka konsekuensinya adalah menyadari bahwa menjadi prajurit adalah pribadi yang dipercaya, artinya seorang prajurit harus ikut menanggung resiko dan tanggung jawab orang atau organisasi yang memberikan kepercayaan kepadanya sesuai dengan bidang tugas yang diembannya.


Alat pertahanan negara sebutanku, TNI sebagai alat pertahanan negara harus memberikan perlindungan terhadap segenap bangsa tanpa membeda-bedakan latar belakangnya. Untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang sangat berat dan kompleks sekarang ini adalah hanya dengan niat luhur dari seluruh komponen bangsa untuk bertekad dan bersatu. Tiada salahnya sebagai prajurit kembali berburu dan memetik hikmah keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman, dengan motto “Janganlah Berbuat Seperti Sebatang Lidi Yang Meninggalkan Ikatannya, Sebatang Tidak Akan Berarti Apa-apa, Tetap Sebatang Lidi Dalam Ikatan Akan Dapat Menyapu Segalanya”.


Motto ini patut menjadi tantangan dan panggilan suci bagi prajurit sebagai alat pertahanan negara. Hanya dengan niat luhur dari para prajurit untuk tekad tetap bersatu, dengan melepas segala atribut dan identitas sebagai makna Bhinneka Tunggal Ika, menghilangkan rasa curiga, dendam dan permusuhan, saling menghormati dan menghargai hak-hak orang lain, menciptakan rasa aman dan tenteram dalam kehidupan masyarakat. Kemudian secara bersama dengan pikiran yang arif dan bijaksana dapat memperbaiki dan membangun bangsa dengan karya-karya nyata dengan tetap berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.


Demikian Pensat ini disampaikan untuk dapat dipedomani dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit dan PNS Yonif Linud 432/WSJ Kostrad.

MILITER YANG PROFESIONAL

Peran TNI sebagai tentara profesional kembali mengemuka beberapa hari ini terutama ketika TNI berada dalam suasana memperingati hari lahirnya yang jatuh setiap tanggal 5 Oktober. Peran sebagai tentara profesional memang merupakan tuntutan reformasi dimana TNI diminta menjaga hal itu dengan baik.

Wajar memang bahwa TNI diminta menjadi profesional. Di masa lalu, TNI cenderung membaktikan diri kepada pemerintah, meski lahirnya dari negara. Waktu itu, TNI cenderung digunakan sebagai alat kekuasaan oleh penguasa. Penguasa kala itu memberikan kekuasaan kepada TNI. Seluruh jabatan Sekretaris Jenderal di setiap Departemen dinikmati oleh militer, yang dulu bernama ABRI. Lalu dijabatan Kepala Daerah sebagian besar berasal dari militer. Termasuk para menteri beberapa diantaranya, diisi dari para militer yang dikaryakan. Ranah politik pun dikuasai dengan menanamkan doktrin Dwi Fungsi. Anggota DPR dari ABRI tidak dipilih melalui pemilu tetapi ditentukan sendiri oleh penguasa.

Ini adalah pengalaman masa lalu. Waktu itu, bukannya dicintai oleh masyarakat yang melahirkannya, militer justru jadi momok. Dimana-mana elemen militer berperan sebagai alat penguasa. Alasan penguasa waktu itu adalah demi keamanan dan ketertiban. Sekarang ini TNI diminta memaknai doktrin barunya: Tri Dharma Eka Karma. Setelah 10 tahun berlalu memang semangat untuk mereformasi TNI sudah cukup tumbuh dengan bagus. Menteri Pertahanan kini berasal dari sipil. Ini adalah titik awal yang cukup baik untuk menumbuhkan semangat tunduk kepada negara, bukan kepada oknum yang berada di atas.

Demikian juga dengan peran politik TNI yang lain sudah banyak dikurangi. Militer telah memberikan bukti bagaimana mereka cukup legowo dalam menerima peran hanya sebagai penonton kini di parlemen karena untuk duduk di sana, proses politik yang selektif dan terbuka memang harus ditempuh.

Yang mungkin harus dibenahi terus menerus adalah profesionalisme sebagai alat pertahanan dan keamanan negara. Sebagaimana sudah kita sampaikan di atas, meski sudah 10 tahun berlalu, TNI kita masih yang terlemah di Asia Tenggara terlebih jika dibandingkan dengan wilayah geografis yang sangat luas. Di kawasan ini memang sedang terjadi upaya peningkatan anggaran pertahanan yang dipicu oleh China. Singapura dengan wilayah yang sangat kecil itu sendiri sudah memiliki pesawat-pesawat terbang F-15 yang tercanggih dan terbaru. Demikian juga dengan kapal selam yang terbaru. Malaysia juga idem dito. Mereka mengupdate kekuatan pesawat tempurnya dengan menambah skuadron tempurnya semakin lebih banyak lagi.

Keputusan menjadikan TNI lebih profesional memang bukan hanya keputusan petinggi militer di Mabes TNI, juga bukan hanya keputusan pemerintah, tetapi juga keputusan politik yang ditentukan di parlemen. Menjadikan TNI sebagai tentara yang memiliki kekuatan besar membutuhkan anggaran besar. Lebih dari Rp 1 trilyun anggaran TNI justru dipangkas untuk menutupi bobolnya APBN kita. Ini adalah contoh sederhana bahwa TNI masih dinomorduakan di dalam sistem penganggaran.

Mari kita jadikan TNI kita profesional dengan memberikan perhatian yang lebih besar kepada setiap prajurit TNI yang sudah berkarya bagi negaranya dan terpanggil untuk menjadi militer profesional pengawal kedaulatan negeri.

Mengenal Lebih Dekat Satuan Kostrad

Kariango. Sejak berdiri pada 6 Maret 1961,struktur dan kekuatan satuan di bawah Kostrad, berubah dan berkembang. Pada
saat ini (1999), secara garis besar, satuan di bawah Kostrad dibagi dalam dua Divisi Infanteri, yaitu Divisi Infanteri 1 dan Divisi Infanteri 2.
Masing-masing Divisi Infanteri (Divif) dipimpin seorang Panglima. Jadi Panglima Kostrad membawahi dua Panglima Divif (Pangdivif).

Markas Komando
Markas Komando (Mako) Divif 1, terletak di Cilodong (Bogor). Sedang Mako Divif 2, terletak di Singosari (Malang).

Pimpinan
Pangkostrad:
Letjen TNI Erwin Sujono
Kas Kostrad: Mayjen TNI Bambang Suranto, S.Sos.
Pangdivif 1: Mayjen TNI Muhamad Noer Muis, M.Sc
Kas Divif 1: Brigjen TNI Azmyn Yusri Nasution
Pangdivif 2:
Mayjen TNI Djoko S.Utomo
Kas Divif 2: Brigjen TNI Zahari Siregar

Satuan
Sesuai dengan namanya, yaitu Divisi Infanteri, maka Divif berintikan satuan-satuan infanteri. Jadi masing-masing Divif membawahi 3 Brigade
Infanteri (Brigif). Selain Brigif, masing-masing Divif juga diperkuat oleh Bataliyon Kavaleri, Bataliyon Artileri, beserta satuan Bantuan Tempur
(Banpur) dan Bantuan Administrasi (Banmin).

Satuan infanteri di bawah Divif 1:
1. Brigif Linud 17/Kujang I (Cijantung, Jakarta Timur), yang membawahi 3 Yonif Linud:
1.1. Yonif Linud 305/Tengkorak (Karawang)
1.2. Yonif Linud 328/Dirgahayu (Cilodong, Bogor)
1.3. Yonif Linud 330/Tri Dharma (Cicalengka, Bandung)

2. Brigif Linud 3 (Makasar), yang membawahi:
2.1. Yonif Linud 431
2.2. Yonif Linud 432
2.3. Yonif Linud 433

3. Brigif 13/Galuh (Tasikmalaya), membawahi:
3.1. Yonif 303/Setia Sampai Mati (Garut)
3.2. Yonif 321/Buaya Putih (Ciamis)
3.3. Yonif 323/Galuh Taruna (Majalengka)

Selain satuan infanteri, juga didukung satuan lain seperti: Yonkav 1/Tank (Cijantung, Jaktim), Yon Armed 9/Pasopati (Sadang, Purwakarta), Yon Armed
10/Nanggala (Sukabumi), Yon Zipur 9/Para (Ujungberung, Bandung), Yon Bekang (Cibinong, Bogor), Yonkes (Ciluar, Bogor), dll.

Satuan infanteri di bawah Divif 2:
1. Brigif Linud 18/Trisula (Malang), membawahi:
1.1. Yonif Linud 501/Bajra Yodha (Madiun)
1.2. Yonif Linud 502/Ujwala Yodha (Malang)
1.3. Yonif Linud 503/Mayangkara (Mojokerto)

2. Brigif 6 (Mojolaban, Solo), membawahi:
2.1 Yonif 411 (Salatiga)
2.2 Yonif 412 (Purworejo)
2.3 Yonif 413 (Solo)

3. Brigif 9 (Jember), membawahi:
3.1 Yonif 514 (Situbondo)
3.2 Yonif 515 (Tanggul)
3.3 Yonif 516 (Jember)

Selain satuan infanteri, juga didukung Yon Zipur 10 (Pasuruan), Yonkav (Kepanjen, Malang), Yon Armed (Singosari, Malang), Yon Bekang (Malang) dan
lain-lain.

Mengenal Struktur Organisasi Kostrad















Strength of 1st Infantry Division: (HQ: Cilodong, Bogor, West Java)

1. Brigif Linud 17/Kujang I (hq: Cijantung, Jakarta Timur):

  • Yonif Linud 305/Tengkorak (hq: Karawang)
  • Yonif Linud 328/Dirgahayu (hq: Cilodong, Bogor)
  • Yonif Linud 330/Tri Dharma (hq: Cicalengka, Bandung)

2. Brigif Linud 3/Tri Budi Mahasakti (hq: Makasar, South Sulawesi)i:

  • Yonif Linud 431/Satria Setia Perkasa (Kariango, Maros, South Sulawesi)
  • Yonif Linud 432/Rajawali (Makassar, South Sulawesi)
  • Yonif Linud 433/Julu Siri (South Sulawesi)

3. Brigif 13/Galuh (Tasikmalaya, West Java):

  • Yonif 303/Setia Sampai Mati (Garut)
  • Yonif 321/Galuh Taruna (Majalengka)
  • Yonif 323/Buaya Putih (Ciamis)

Supports:

  • Yonkav 1/Tank - Badak Ceta Cakti (Cijantung, East Jakarta)
    • Scorpions Tanks and APC
  • Kompi Kavaleri Intai Divisi-1
  • Resimen Artileri Medan 2 (Sadang, Purwakarta):
    • Yon Armed 9/Pasopati (Sadang, Purwakarta)
    • Yon Armed 10/Nanggala (Bogor)
    • Yon Armed 13 (Sukabumi)
  • Yon Arhanud Ringan 1/Purwa Bajra Cakti (Serpong)
  • Yon Zipur 9/Para (Ujungberung, Bandung)
  • Yon Bekang (Cibinong, Bogor), and others.

Strength of 2nd Infantry Division: (HQ: Singosari, Malang, East Java)

1. Brigif Linud 18/Trisula (Malang, East Java):

  • Yonif Linud 501/Bajra Yudha (Madiun)
  • Yonif Linud 502/Ujwala Yudha (Malang)
  • Yonif Linud 503/Mayangkara (Mojokerto)

2. Brigif 6/Trisakti Baladaya (Solo, Central Java):

  • Yonif 411/Pandawa (Salatiga)
  • Yonif 412/Bharata Eka Sakti (Purworejo)
  • Yonif 413/Bromoro (Solo)

3. Brigif 9/Daraka Yudha (Jember, East Java):

  • Yonif 509/Darma Yudha (Jember)
  • Yonif 514/Sabbada Yudha (Situbondo)
  • Yonif 515/Utara Yudha (Tanggul)

Supports:

  • Yonkav 8/Tank - Narasinga Wiratama (Pasuruan):
    • Scorpion Tanks and APR
  • Kompi Kavaleri Intai Divisi-2
  • Resimen Artileri Medan 1 (Singosari, Malang):
    • Yon Armed 8 (Jember, East Java)
    • Yon Armed 11/Guntur Geni (Magelang, Central Java)
    • Yon Armed 12 (Ngawi, East Java)
  • Yon Arhanud Ringan 2/Amwanga Bhuana Wisesa (Malang)
  • Yon Zipur 10 (Pasuruan)
  • Yon Bekang (Malang), and others.
  • Promosi dan Iklan

    Disini Kami juga menerima Pemesanan Berupa :

    1. Pembuatan Website, Forum dan Blog.

    2.



    Untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi KAMI :

    Nama : aryasa.dn
    Alamat :makassar .....
    No Telp/HP : .....
    Email : yoniflinud432@gmail.com

    Atau bisa pesan langsung melalui Kontak Kami, Shoutmix yg ada di samping kiri halaman ini atau mengisi Form Komentar dibawah ini.

    Demikian atas perhatiannya KAMI ucapkan terima kasih.

     
    Design Template By Candra KPS @ 2008