SELAMAT DATANG DI BLOG YONIF LINUD 432/WSJ ------------- SELAMAT DATANG DI BLOG YONIF LINUD 432/WSJ ------------- SELAMAT DATANG DI BLOG YONIF LINUD 432/WSJ
SEJARAH SINGKAT YONIF LINUD 432/WSJ KOSTRAD
Kostrad dilahirkan saat Indonesia sedang sibuk-sibuknya melakukan pembebasan Irian Barat (Papua) dari tangan Belanda. Kala itu, ia diberi nama Korps Tentara I/Tjadangan Umum Angkatan Darat (Korra I/Tjaduad), yang terdiri dari Divisi Infanteri Korra I/Tjaduad dan Brigade Infanteri 3/Para. Tujuan pembentukannya tidak lain sebagai pasukan tempur ’cadangan’ yang selalu siap jika diperlukan. Sebab, menurut perhitungan militer di masa itu dalam sebuah organisasi tempur diperlukan kesatuan-kesatuan tempur cadangan yang belum terikat dalam penugasan tempur tertentu. Berkaitan dengan itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat RI Jenderal TNI Abdul Haris Nasution tanggal 27 Desember 1960, kemudian menetapkan pembentukan Tjaduad dengan Surat Keputusan No 1067/12/1960, yang dilanjutkan dengan SK Men/Pangab tahun 1961 tadi. Sekitar dua tahun kemudian, tepatnya 15 Agustus 1963, Korra I/Tjaduad secara resmi dilebur menjadi Kostrad. Yakni berdasarkan Surat Keputusan Men/Pangab No KPTS 178/2/1963 yang dikeluarkan tanggal 19 Februari 1963. Di masa itu ditetapkan bahwa Markas Komando Kostrad adalah markas komando utama (kotama) pembinaan dan operasi. Tugas pokoknya adalah membina kesiapan operasi atas segenap jajaran komandonya, serta menyelenggarakan operasi pertahanan keamanan tingkat strategik sesuai dengan kebijakan Panglima ABRI. Setelah operasi pembebasan Irian Barat (Papua), pasukan Baret Hijau tersebut dapat dikatakan tak penah absen untuk operasi militer lainnya, seperti penumpasan G-30S/PKI, Trisula, Penumpasan Pasukan Gerilya Rakyat Serawak (PGRS) atau Pasukan Gerilya Rakyat Kalimantan Utara (Paraku), dan operasi Seroja di Timor Timur. Sedangkan untuk tingkat internasional, Kostrad terlibat dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di berbagai belahan dunia.
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

TERJUN TAKTIS , TERJUN PENYEGARAN DAN TERJUN BEBAS MILITER


Pada Tahun 2009 yang lalu, penyelenggaraan latihan terjun, dapat dilaksanakan secara ideal, ditinjau dari waktu pelaksanaannya, yakni terjun penyegaran (Jungar) dan Terjun taktis (Juntis) tidak secara bersamaan namun pada waktu yang berbeda dimana Jungar dilaksanakan pada akhir Semester I dan Juntis pada semester II.
Dan pada Tahun 2009 yang pula, menjadi lebih istimewa dengan dirangkaikannya kegiatan Juntis dan Jungar terjun bebas militer (TBM) dalam perayaan ulang tahun Brigif Linud 3 ke 22 yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2009, dengan Inspektur Upacara adalah Komandan Brigif Linud 3, Kolonel Inf Tatang Sulaiman.
Pelaksanaan Upacara perayaan Ulang tahun adalah di daerah penerjunan tepatnya di stop drop (panel tutup) yang juga menjadi titik pendaratan bagi Jungar TBM, sehingga kegiatan latihan tersebut juga menjadi demonstrasi kemampuan prajurit Lintas Udara. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Jam “P” Juntis Yonif Linud 432 sebanyak 420 peterjun dipimpin langsung oleh Komandan Yonif Linud 432 WASPADA SETIA JAYA, Letkol. Inf Jannie Siahaan, dilanjutkan dengan tahap perebutan sasaran dan pembentukkan pertahanan tumpuan udara, kemudian dilanjutkan dengan terjun bebas militer (TBM) dan upacara hari ulang tahun Brigif Linud 3. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana kontak dengan masyarakat, karena dapat ditonton bebas oleh masyarakat sekitar daerah penerjunan. Sehingga diharapkan hasil yang dapat diperoleh dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah tetap terpeliharanya kemampuan Prajurit Lintas Udara dan tetap terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

PENIPU MENGAKU SEBAGAI PANGLIMA TNI

04 Mar 2009

PUSPEN TNI (4/3),- Sepandai-pandai penipu menjalankan aksinya, suatu ketika pasti ketahuan dan ketangkap untuk selanjutnya masuk bui. Itulah yang terjadi pada Arifudin bin Koharudin alias Arif beserta komplotannya yang selama ini mengadakan penipuan menggunakan sarana telepon.


Arif dan tujuh temannya berhasil diringkus Polri pada tanggal 17 Februari 2009 di markas mereka yang terletak di Perumahan Taman Cipulir, Ciledug, Tangerang. Unit II Ditreskrim Polda Metro Jaya dan Tim IT Mabes TNI bekerja sama dengan pihak Indosat dan Bank BCA, memerlukan waktu enam hari untuk dapat menangkap mereka.


Penangkapan komplotan ini berawal dari informasi yang disampaikan TNI kepada pihak Polri tanggal 12 Februari 2009 mengenai usaha penipuan yang terjadi sehari sebelumnya oleh dua orang yang mengaku sebagai ajudan Panglima TNI dan Panglima TNI. Dengan menggunakan ponsel nomor 081698xxxx, ajudan Panglima TNI gadungan menghubungi Kepala BKKBN dan mengatakan bahwa Panglima TNI ingin berbicara dengan Kepala BKKBN.


Kemudian Panglima TNI gadungan mengambil ponsel dan berbicara langsung dengan Kepala BKKBN untuk meminta uang sebesar Rp.150 juta. Uang tersebut diminta untuk ditransfer melalui rekening nomor 0948042960 atas nama Sriningsih di BCA Cabang Rawamangun. Untunglah Kepala BKKBN tidak percaya begitu saja dan tidak memenuhi permintaan penipu, tetapi mengkonfirmasi dahulu ke Mabes TNI.


Atas dasar konfirmasi inilah Polri melakukan penelusuran yang berujung pada penangkapan Arif cs. Konon, Polri juga menyita berbagai peralatan/barang yang digunakan untuk melakukan aksi penipuan, seperti mesin faksimili, komputer, kartu ATM, buku tabungan, buku petunjuk telepon dan dokumen-dokumen lain.


Ide mencatut nama Panglima TNI untuk memeras Kepala BKKBN ini kemungkinan besar terinspirasi dari kerja sama antara TNI dengan BKKBN tentang Revitalisasi Program Keluarga Berencana (KB) Nasional. Beberapa hari sebelum penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Panglima TNI dan Kepala BKKBN yang dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2009, kerja sama tersebut telah dilansir media cetak dan elektronik.


Pemberitaan pada umumnya menyangkut kesiapan institusi TNI membantu BKKBN dalam rangka menggiatkan dan menyukseskan Revitalisasi Program KB Nasional. Ikatan dan kerja sama kemitraan ini tentu bisa diterjemahkan akan adanya ketergantungan BKKBN pada TNI yang akhirnya dimanfaatkan Arif cs sebagai peluang untuk berusaha memeras Kepala BKKBN.


Bila asumsi ini benar, maka setiap orang atau institusi yang memiliki ikatan kemitraan dengan orang atau institusi lain, perlu waspada agar tidak dijadikan sasaran penipuan oleh komplotan atau penipu lain yang banyak bergentayangan saat ini. Pengalaman Kepala BKKBN yang hendak diperas ”Panglima TNI Gadungan”, hendaknya tidak terulang lagi di negeri tercinta ini.

PEMBERIAN TALI ASIH KEPADA ANAK YATIM PIATU, ANAK CACAT OLEH IBU WAKASAD


PEMBERIAN TALI ASIH KEPADA ANAK YATIM PIATU, ANAK CACAT OLEH IBU WAKASAD
Oleh : Gara Hendrik

22-Jan-2009, 14:24:47WIB

Ibu Wakasad Ny. Ati Suryo Prabowo beserta para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana memberikan Tali Asih kepada anak yatim piatu, anak cacat, Warakawuri, guru, honor PNS dan Perip Bertempat di gedung Sudirman Makodam II/Swj, (Kamis, 22/1).

Ibu Wakasad Ny. Ati Suryo Prabowo pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Diana Agustadi S.P. mengatakan, kegiatan sosial seperti ini, hendaknya tidak dijadikan sebagai acara seremonial untuk mendapatkan pujian semata tetapi lebih dari itu sebagai upaya dan langkah positif organisasi Persit Kartika Chandra Kirana dalam mewujudkan sumbangsih nyata dan peran aktifnya, guna mendukung tugas-tugas Angkatan Darat khususnya dalam membantu kesulitan yang dialami anggota Keluarga Besar TNI dan masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-63 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2009, berbagai kegiatan sosial telah diselenggarakan oleh organisasi Persit termasuk yang dilakukan pada hari ini dan juga nanti di beberapa daerah lainnya, kegitan tersebut antara lain pengobatan massal, anjangsana ke panti asuhan, peninjauan ka sekolahan, serta peresmian poliklinik bersalin di wilayah Persit kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah IX Udayana, tambahnya.

Demikian juga kegiatan yang dilaksanakan di daerah ini merupakan salah satu wujud kepedulian sosial warga Persit Kartika Chandra Kirana terhadap Keluarga Besar TNI dan masyarakat di sekitarnya yang bertujuan unuk mempererat tali silahturahmi, memperkokoh rasa kebersamaan, persudaraan, persahabatan dan kekeluargaan, sehingga tercipta solidaritas sesama dan kesetiakawanan sosial yang kuat, lanjutnya.

Sebelum acara pemberian tali asih tersebut Ibu Wakasad Ny. Ati Suryo Prabowo berkesempatan untuk mendonorkan darahnya kepada PMI serta mengnjungi pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit Dr. A. K. Gani Palembang.

Hadir pada acara tersebut antara lain, Pangdam II/Swj, Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, para Kabalakdam II/Swj, Pengurus Persit Kartka Chandra Kirana PD II/Swj. (Pendam 2/Dispenad)

68 ANAK PRA SEKOLAH HIGH/SCOPE INDONESIA KUNJUNGI KRI TANJUNG KAMBANI-971

Sejumlah 68 anak pra sekolah usia 3 sampai 5 tahun dari High/Scope Indonesia untuk pertama kalinya mengunjungi KRI Tanjung Kamban-971 di dermaga Kolinlamil, Tanjung priok, Jakarta, Jumat (19/12).
Menurut pimpinan sekolah Hgh/Scope Indonesia Ibu Ratna, program kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan bekal pengalaman dan untuk menumbuhkan cinta kebaharian sejak dini. Oleh karena itu jelasnya sekolah yang mendidik anak pra sekolah mulai usia 1,5 tahun sampai dengan 5 tahun ini, mengadakan kunjungan ke kapal perang TNI AL dalam rangka melihat dari dekat dan mengenal kapal perang TNI AL. Hal ini untuk memperkenalkan lingkungan baru bagi anak-anak dan memberikan pengalaman naik kapal perang yang bagi-anak-anak pra sekolah ini merupakan hal yang baru dan untuk pertama kalinya. Hal ini tentunya merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak berada di kapal perang TNI AL.
Kegembiraan anak-anak usia pra sekolah tersebut terlihat mulai dari antrian pada saat menaiki tangga KRI Tanjung Kambani-971, nampak jelas semangat dan rasa antusias yang diselingi dengan percakapan–percakapan antara guru dengan anak-anak pra usia sekolah dengan menggunakan bahasa pengantar bahasa inggris.
Pada saat kunjungan tersebut , acara dimulai dengan penyampaian secara umum gambaran KRI Tanjung Kambani-971 oleh Komandan KRI yang diwakili Kepala Departemen Operasi (Kadepops) Kapten Laut (P) Hari didampingi para perwira lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak didampingi dengan guru dan beberapa orang tuanya dipandu oleh para perwira dan anggota KRI, diberikan kesempatan untuk melihat anjungan kapal perang dan persenjataan yang dimiliki. Hal ini merupakan nuansa baru bagi anak-anak dan selain itu anak-anak diberikan kesempatan untuk naik di geladak senjata. Dan yang lebih membanggakan bahwa dalam kunjungan tersebut anak-anak dan guru pembinanya menggunakan bahasa inggris.
Selama berada di kapal perang, beberapa anak-anak diberikan kesempatan dan mencoba membidik dan naik di geladak senjata Kaliber 12,7 mm. anak-anak usia pra sekolah yang mengunakan seragam biru-biru tersebut dengan sabar di bawah terik matahari mencoba naik di geladak senjata. Kunjungan selama kurang lebih 4 jam di atas KRI Tanjung Kambani-971, anak-anak dengan didampingi para orang tuanya diberikan pengalaman penyampaiaan dan praktek pengiriman berita menggunakan berita simapore, demikian pula saat berada di anjungan, anak-anak diberikan penjelasan tentang bagaimana mengemudi kapal dan menegoperasikan peralatan lainya.
Kegiatan kunjungan ke kapal perang TNI AL seperti ini, diharapkan ke depan dapat memberikan bekal dan pengalaman pembelajaran di luar aktivitas sekolah dan dapat memberikan bekal yang sangat berharga bagi anak-anak usia sekolah. (Dispen Kolinlamil)

posted @ Tuesday, December 23, 2008 9:07 AM by dispenal

PANGDAM I/BB IRUP PADA PERINGATAN HARI JADI INFANTERI TAHUN 2008

PANGDAM I/BB IRUP PADA PERINGATAN HARI JADI INFANTERI TAHUN 2008
Oleh : Muhajir Dispenad

20-Dec-2008, 18:54:26WIB

Prajurit Infanteri dituntut menjadi prajurit profesional yang mahir bergerak, mahir menggunakan alat tempur serta mampu melaksanakan tugas secara efisien dan efektif karena prajurit TNI bukanlah prajurit sewaan, bukan prajurit yang menjual tenaga karena hendak mendapatkan sesuap nasi dan bukan pula prajurit yang mudah dibelokkan haluannya karena tipu dan nafsu kebendaan tetapi prajurit TNI adalah dia yang masuk ke dalam tentara karena keinsyafan jiwa atas panggilan dengan setia membhaktikan jiwa dan raganya untuk Bangsa dan Negara Republik Indonesia, demikian dikatakan Danpussenif Mayor Jenderal TNI Drs. Nartono, S.H. dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin Jumat (19/12) pada upacara peringatan Hari Infanteri di lapangan Mako Rindam I/BB Pematang Siantar.

Lebih lanjut dikatakan Danpussenif, bahwa peringatan Hari Jadi Infanteri bertujuan untuk menyegarkan kembali tekad dan semangat juang setiap prajurit dalam mengawal dan menjamin keselamatan Bangsa dan Negara Republik Indonesia dari ancaman bersenjata yang datang dari luar maupun dalam negeri oleh sebab itu prajurit Infanteri harus selalu berlatih menggunakan alutsista militer AD, berlatih manuver taktik dan tehnik serta menjaga kesegaran jasmani dan rohani juga belajar ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibutuhkan TNI Angkatan Darat. Dalam pengabdian Korps Infanteri terhadap bangsa dan negara sudah banyak menyumbang dharma bhaktinya dalam berbagai tugas baik dalam negeri maupun luar negeri dan semuannya itu tidak terlepas dari pengorbanan sesepuh dan para pendahulu dan sudah sepantasnya pada kesempatan yang berbahagia ini kita ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi serta tulus kepada para sesepuh dan pendahulu Korps Infanteri.

Di tengah acara peringatan Hari Jadi Infanteri pasukan tradisional membawa buah kelapa, selanjunya Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin membelah kelapa tersebut dan meminum airnya sebagai tanda pulihnya kembali segenab tenaga, jiwa raga, untuk maju menyerang, menyerbu, menerjang musuh yang dihadapi disetiap medan juang. Dari rangkaian kegiatan peleton beranting Hari Jadi Infanteri tanpil sebagai juara satu Yonif 125/Simbisa, juara dua Yonif 100/Raider dan juara tiga Yonif 122/TS masing-masing mendapat piala dari Pangdam I/BB.

Selanjutnya Pangdam I/BB menjelaskan bahwa telah diserahkan secara sukarela satu pucuk senjata api pistol kaliber 9 mm (Pindad) oleh Sdri. Kusumawati 35 tahun isteri dari Alm Kopda Kasianto kepada Dantim Intel Korem 022/PT, Rabu (17/12) pukul 11.00 WIB, senjata api jenis Mauser no. 14422 dari Sdra. Irwansyah anak Alm. Mayor Cin Usmanisah, Senin (15/12) pukul 11.30 WIB kepada Dandim 0208/AS dan senjata jenis Mauser no. 11341 dari Sdra. Nirawan Aris anak dari Alm Letkol Cin Muhamad Lian, Rabu (17/12) pukul 09.00 WIB kepada Dandim 0208/AS.

Diakhir amanat Danpussenif yang dibacakan oleh Pangdam I/BB mengingatkan bahwa prajurit Infanteri adalah ujung tombak dalam pertempuran jarak dekat dengan resiko yang sangat tinggi oleh karena itu harus senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta belajar dan berlatih olah yudha agar selalu memiliki kesegaran jasmani dan rohani serta terampil dalam melaksanakan setiap tugas, juga selalu siap membantu, mengayomi dan melindungi rakyat sehingga terwujud rasa solidaritas persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI.

Pangdam I/BB juga menambahkan, bagi segenap prajurit jajaran Kodam I/BB baik secara langsung maupun tidak langsung terlibat dalam kegiatan illegal logging, narkoba dan perkelahian yang dilakukan oleh prajurit terhadap masyarakat, Polri atau sesama TNI akan diambil tindakan tegas. Selanjutnya Pangdam I/BB juga menyampaikan bahwa dalam menyambut Hari Natal dan Tahun Baru Kodam I/BB akan mendukung sepenuhnya tugas-tugas pengamanan untuk mendukung tugas pokok Polri dalam mengamankan dan mensukseskan umat yang merayakan Natal dan Tahun Baru.

Turut hadir dalam acara tersebut Kasdam I/BB dan seluruh Perwira jajaran Garnisun Kota Medan, Perwira Korem 022/PT, Perwira Korem 023/KS, Danrindam I/BB beserta Perwira jajarannya, Persit KCK Rindam I/BB, Polri wilayah Pematang Siantar, Muspida, Tokoh Agama, Pramuka, OKP serta undangan lainnya. (Pendam I/Dispenad)

satgas konga XXIII B unifil pulkam


Satgas konga XXIII B unifil pulkam

BAYRUT:KAMIS,201108 satuan tugas kontingen garuda XXIIIB unifil,atau yg lebih sering di sebut satgas konga XXIII B unifil.

Satgs konga XXIII unifil gel pemulangan ke dua tiba di bandara bayrut atau yg lebih sering di sebut dengan nama bandara rafik hariri pukul 21.15 malam waktu lebanon

Wajah para anggota personil satgas yg akan kembali ke tanah air tercinta sangat berseri-seri,di karnakan setelah sekian lama mereka bertugas di lebanon selatan yg tergabung dalam united nations interim force in lebanon atau yg lebing sering di sebut dengan nama UNIFIL di bawah naungan PBB.

Mereka tidak dapat menyembunyikan rasa ke gembiraan mereka,di karnakan dalam kurun waktu satu tahun lama nya mereka jauh dari orang-orang yg di cintai,orang tua, keluarga istri serta anak tercinta mereka

Sebelum menaiki pesawat yg akan membawa mereka kembali ke indonesia,terlebih dahulu di adakan pengecekan dan penimbangan barang-barang bawaan mereka yg di batasi oleh movcon unifil seberat 90 kg untuk masing-masing personil satgas yg kembali ke indonesia,setelah di adakan penimbangan dan pengecekan barang-barang oleh movcon,mereka pun menunggu kedatangan pesawat yg akan membawa mereka kembali ke indonesia di ruangan tunggu bandara rafik hariri bayrut.

Pada pukul 22.05 pesawat yg mereka tunggu akhir nya mendarat di bandara rafik hariri bayrut dengan membawa personil garuda XXIII C gel dua pemberangkatan dari indonesia yg akan menggantikan satgas garuda XXIII B yg telah bertugas selama 12 bulan di lebanon selatan.

Dan pada pukul 01.55 pagi mereka pun naik ke pesawat malaysia air lane yg akan membawa mereka kembali ke tanah air tercinta.

Hanya satu yg terbersit dalam pikiran mereka adalah kembali ke satuan asal mereka dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga yg mereka sayangi dan rindukan selama setahun bertugas di luar negri.

Mengenal Link Situs Tentara Negara Lain

Dephan www.dephan.go.id
Mabes AD www.tniad.mil.id
Mabes AL www.tnial.mil.id
Mabes AU www.tni-au.mil.id
Mabes POLRI www.polri.go.id
Dephan Negara Lain
Inggris www.mod.uk
Malaysia mod.gov.my
Singapore ww.mindef.gov.sg
Angkatan Bersenjata Negara Lain
India www.bharatrakshak.com/IAF
www.bharat-rakshak.com/LANDFORCES
Amerika Serikat (USA) www.army.mil
Australia www.army.gov.au
www.defence.gov.au/RAAF
www.navy.gov.au
Singapore www.mindef.gov.sg/rsaf
www.mindef.gov.sg/army
www.mindef.gov.sg/navy
Thailand www.rtaf.mi.th
www.rta.mi.th
www.navy.mi.th
Korea www.army.go.kr
www.airforce.go.kr
www.navy.or.kr
Philippine www.paf.mil.ph
www.army.mil.ph
www.navy.mil.ph
Lain-lain
LIN (Lembaga Informasi Nasional) www.lin.go.id

Tabloid Patriot

www.tni.mil.id/patriot

Info Aceh

www.koops-tni-nad.mil.id/

TNI MENGAMANKAN MABES UNIFIL DI LEBANON

PUSPEN TNI – Secara resmi tugas pengamanan Naqoura Extension yang merupakan bagian dari perluasan fasilitas di lingkungan Markas Besar UNIFIL di Lebanon akan dilakukan oleh Indonesian Force Protection Company yang merupakan bagian dari Satuan Tugas (Satgas) Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVI-A dibawah pimpinan Kolonel Mar F. Saut Tambatua.


Saat ini pengamanan Naqoura Extension masih dilaksanakan oleh Italian Battalion yang berada di bawah Sector West. Untuk mendukung kesiapan pelaksanaan tugas tersebut akan direlokasikan 7 unit kendaraan tempur (Ranpur) VAB yang saat ini berada di Batalyon Mekanis Konga XXIII-B.


Untuk pengenalan tugas-tugas yang nantinya akan dilaksanakan, pada hari Rabu (12/11), satu Tim dari Indonesian Force Protection Company mulai melaksanakan latihan pengamanan gerbang utama (POLOG Gate) bersama Italian Force Protection Company.

Tentara Kodam Berangkat ke Lebanon

KODAM JAYA - Sebanyak 81 prajurit Kodam Jaya siap berangkat ke Lebanon yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) XXIII-C/UNIFIL. Ke-81 prajurit Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL tersebut, Rabu (12/11) siang dilepas oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro, SIP, MM di Lapangan Upacara Makodam Jaya, Jakarta. Upacara dihadiri para pejabat Kodam Jaya, di Jakarta.


Kita patut berbangga bahwa untuk kesekian kalinya prajurit-prajurit Kodam Jaya terpilih untuk dilibatkan dalam penugasan internasional yang kali ini tergabung dalam Satgas Konga XXIII-C/UNIFIL. Pada penugasan kali ini kita memberangkatkan 81 anggota yang terdiri dari 68 anggota Yonkav-7/Sersus, dua anggota Yonkav 9/BU, lima anggota Kesdam Jaya, dan dua anggota Paldam Jaya, kata Pangdam Jaya. Untuk itu pada kesempatan ini, atas nama Komando dan seluruh warga Kodam Jaya/Jayakarta, saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota yang terpilih dalam Satgas Yon Mekanis dari Kodam Jaya. Tugas yang kalian terima merupakan kebanggaan dan sekaligus kehormatan yang harus dapat kalian emban dengan baik dan dilakukan dengan penuh kesadaran yang tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi Bangsa dan Negara, kata Perwira Tinggi yang tahun 1989 juga pernah bertugas di Irak Utara.


Bagi seorang prajurit, kata Panglima keberhasilan melaksanakan tugas operasi merupakan kebanggaan yang tiada tara karena mereka dapat mengabdikan diri sebagai wujud sumbangsihnya kepada Bangsa dan Negara. Tugas yang kalian emban merupakan bentuk implementasi yang diamanatkan oleh negara kita sebagai bagian komunitas internasional yang tergabung dalam anggota PBB. Resolusi PBB 1701 dideklarasikan menyusul terjadinya pertempuran antara Israel melawan Hizbullah sepanjang bulan Juli-Agustus 2006. Itulah alasan yang mengantarkan kalian bergabung masuk pasukan PBB di bawah bendera UNIFIL. Kalian dituntut untuk dapat mewujudkan iklim yang damai di tengah pertempuran yang telah berkecamuk, katanya. Di hadapan para prajurit Baret Biru Indobatt itu, Pangdam Jaya memberikan pengalaman saat bertugas sebagai pengamat militer di bawah bendera PBB.

Musibah Asrama Kostrad

JAKARTA, Dalam waktu yang hampir bersamaan terjadi kebakaran di dua titik sekitar Jakarta. Kebakaran masing-masing melanda sejumlah rumah penduduk di Kompleks Kostrad Petukangan, Jakarta Selatan dan ruko di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kebakaran di Kompleks Kostrad, Petukangan, Jakarta Selatan melanda tiga rumah di RT02 RW 06 masing-masing nomor 10, 11, dan 12. Api dilaporkan mulai menjalar sekitar pukul 20.30 WIB. Namun, sekitar 30-40 menit kemudian api berhasil dipadamkan berkat kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dari suku dinas Jakarta Selatan dikerahkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dan hanya kerugian material. Dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek atau konsleting di salah satu rumah. Sementara itu, sekitar pukul 21.00 WIB api juga menjilat ruko ruko yang berada dekat jembatan layang Sawah Besar, Jakarta Pusat. Menurut informasi dari Mahful, petugas Dinas Kebakaran Jakarta Pusat, sebanyak 22 mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi kebakaran. Samapi berita ini diturunkan belum ada kabar apakah api sudah berhasil dipadamkan atau belum.

 
Design Template By Candra KPS @ 2008